Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2015

Khas Bandung di Soerabi Enhaii Rawamangun

Setiap pulang kerja, tempat makan ini selalu saya lewati. Selalu ramai setiap harinya, terutama di sore hari di jam-jam pulang kantor. Tapi barulah pada 24 Rabiul Awal 1436 (15 Januari 2015) saya menyempatkan diri mampir ke restoran Surabi Enhai Rawamangun.

Ayam Goreng Kampung atau Ayam Kampung Goreng?

Setelah kembali dari Magelang tanggal 20 Jumadil Awal (11 Maret 2015), akhirnya saya menginap di Jogja (lagi). Malam hari kembali menjadi nuansa ketika saya harus mencari makan di sepanjang jalan Dagen, Malioboro, Jogja. Kalau jalan-jalan ke Jogja memang tiada cukup seminggu apalagi sehari. Seperti halnya saya malam itu jalan-jalan mencari makan yang sesuai selera, dari ujung ke ujung jalan Dagen, saya belum menemukan makanan yang menggugah selera. Hingga pada akhirnya saya menjatuhkan pilihan ke warung bertajuk ayam goreng. Ayam Goreng Kampung

Buka Puasa di Kota Paris

Bulan Ramadhan tahun yang lalu (10 Ramadhan 1435 / 7 Juli 2014) saya dan seorang rekan kerja mendapat instruksi untuk dinas keluar kota. Tidak memblusuk ke pedalaman sih, hanya sekitaran kota saja, yaitu kota Paris. Wow! Di Perancis pak? Nggak. Bogor adalah kota yang akan dituju.  Emang ada ya kota Paris di Bogor? Iya ada dong dan itu hanya sebutan saja karena menurut info online, pada jaman pemerintahan hindia belanda dahulu, didaerah yang sekarang disebut kota Paris ini tampilan daerahnya sangat indah dan mirip-mirip kota Paris. Maka jadilah orang hindia dulu menyebutnya De Staate Van Parijs. Informasi lainnya, pada jaman dulu di kota Paris ini banyak bertebaran kolam renang. Tapi selama disana, saya belum ketemu dengan satu kolam renang pun. Mungkin belum rejeki saya. Hehehe.

Makan Soto di Warung Makan Bu Riyati Ampel-Boyolali

Bila pembaca melakukan perjalanan ke Ampel-Boyolali dan melewati Tugu Lilin Pasar Ampel, jangan lupa untuk mampir ke Warung Bu Riyati. Warung yang selalu ramai dengan pengunjung ini sudah sejak lama terkenal dengan menunya, seperti kare, empal, dan soto dagingnya. Unik, asik, nikmat, dan harga terjangkau. Itu yang bisa saya tuliskan setelah bertandang ke warung sederhana ini.  Ini Soto Daging di Warung Bu Riyati Unik, karena didalam warung ini terpajang deretan kalender. Mulai dari pintu masuk, jendela, hingga dapurnya. Unik, karena selalu ramai pengunjung dari berbagai macam kalangan. Bahkan banyak juga pengunjung warung yang berasal dari luar Boyolali.