Langsung ke konten utama

Perjalanan ke Ciputat Tangerang


Sebulan yg lalu, saya dapet tugas dari kantor. Gak berat sih, cuma mengikuti dan menghadiri pelatihan database di daerah Ciputat. Perjalanan dimulai dipagi hari sekitar jam 6 udah keluar dari rumah. Harus berjalan kaki dulu sekitar 1/4 jam ke tempat pemberhentian angkot. Dari sana saya memberhentikan angkot Mikrolet M53 jurusan Kota-Pulogadung. Membayar Rp. 2000 untuk sekali jalan. Turun di halte busway Rawa Selatan. Tiba disana jam 6.33..

Walah!!! Pas sampe disana, orang2 dah ngantri. Ada kali nunggu tuh busway sekitar 1/2 jam lebih. Wah!!! Berarti harus cepat mengambil keputusan nih. Maka, ketika busway yang mengarah ke Pulogadung datang, saya ikut naik dan turun di halte busway Rumah Sakit Islam. Dari sana saya naik busway arah Harmoni. Rutenya yaitu: RSI-Pasar Cempaka-Rawa Selatan-Galur-Sentral Senen-Atrium-RSPAD-Deplu-Gambir1-Istiqlal-Juanda-Pecenongan-Harmoni.

Sesampainya di Harmoni, untungnya yang ngantri jurusan Harmoni-Lebak Bulus gak terlalu banyak. Tapi waktu di jam tangan sudah menunjukkan pukul 7.45... Alamat bakalan telat nih.
Lalu naiklah busway jurusan Harmoni-Lebak Bulus. Rutenya lewat Roxy-RS.Sumber Waras-Grogol-Kedoya Green Garden-Kedoya Assidiqiyyah-Duri Kepa-Kebon Jeruk-Kelapa Dua Sasak-Pos Pengumben-Permata Hijau RS.Medika-Permata Hijau-Simprug-Pasar Kebayoran Lama-Kebayoran Lama Bungur-Tanah Kusir Kodam-Pondok Indah2-Pondok Indah1-Lebak Bulus.
Sampe di Lebak Bulus sekitar pukul 8.38. Trus cepetlah saya nyari angkot putih no.15 jurusan Ciputat-Pondok Labu, tarifnya Rp.2000. Suasana jalanan padat merayap. Sampe di depan UIN Ciputat hampir jam 9. Daaan harus jalan kaki dulu kalo gak mau naik ojek. Jalan kaki menyusuri kampung warga dan kumpulan kost2an mahasiswa. Jalan kaki mnghabiskan waktu sekitar 10 menit. Akhirnya sampe lah di TKP: PUSTIKNAS Ciputat, Jl. Kerta Mukti 3, Kampus 2 UIN.
Dari Kemayoran ke Ciputat menghabiskan biaya sekitar Rp. 7500... PP=Rp. 15000... Lumayan murah, karena buswaynya cuma transit, jd gak harus bayar lg... :D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita Singkat Tentang Pool DAMRI Kemayoran

Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia , disingkat DAMRI, merupakan angkutan yang jadi andalan bagi saya ketika harus pergi ke Bandara. Kebetulan tempat tinggal saya di Kemayoran yang tidak jauh dari salah satu pool bus milik pemerintah ini. Letak dari pool Damri Kemayoran ini berada di jalan Angkasa nomor 17, Kemayoran, Jakarta Pusat. Tapi selama saya bolak balik daerah sana sih, orang lebih kenal pool Damri Kemayoran di jalan Kran Raya. Kalau dari perempatan jalan Garuda, cukup jalan kaki sekitar 50 meter.

Keliling Jogja Jangan Mau Pakai Jasa 'Guide Keraton'

Jogjakarta, 13 Oktober 2012 - Setelah lelah dan jengah bekerja selama empat hari berturut-turut dari pagi hingga malam, dihari ke lima kami memutuskan untuk berpisah dari rombongan kantor dan menjelajah kota Jogja berdua saja. Karena tidak ingin lelah sebelum "berpetualang" di spot-spot tujuan wisata, kami sepakat untuk menyewa kendaraan berbahan bakar rumput. Yup! Kami naik andong dari depan hotel Inna Garuda dan membayar sebesar Rp. 25.ooo rupiah untuk rute dari Malioboro hingga Keraton Jogja. Memakan waktu kurang lebih seperempat jam, kami tiba disana sekitar pukul 10 waktu setempat. Karena baru pertama kesana, kami pun sedikit bingung mencari loket untuk membeli tiket masuk. Suasana ketika itu agak ramai. Naik Andong dari Malioboro

Obrolan Receh

Setiap kali berangkat atau pulang, saya dan anak-anak hampir selalu sempat mengobrol, meskipun tidak mendalam. Saya menyebutnya sebagai “obrolan receh” karena hampir semua yang kami bahas adalah hal-hal random dari hari itu: kadang terpicu oleh kegiatan yang baru saja kami alami, kadang muncul begitu saja karena melihat sesuatu di jalan. Obrolan-obrolan sepele itu justru sering menjadi cara kami memproses hari yang baru saja lewat agar tetap dekat. Foto koleksi pribadi