Langsung ke konten utama

Nasi Krawu- Santapan Sederhana, Nikmat Luar Biasa

Nasi Krawu? Nasi apa itu? Oalah! Ternyata Nasi Krawu adalah  kuliner sederhana khas Gresik. Tapi Anda tidak perlu datang ke Gresik untuk mendapatkan Nasi Krawu. Cukup ke Surabaya, tepatnya jalan Indrapura, Anda bisa memperoleh menu santapan sederhana ini.

Nasi Krawu Khas Gresik
Alhamdulillah ketika berkunjung ke Surabaya saya berhasil mencicipi Nasi Krawu gratis, walaupun secara tidak sengaja. Awalnya saya tidak tahu menahu mengenai Nasi Krawu ini. Tapi seorang teman menanyakan apakah saya pernah tau & pernah mencicipi Nasi Krawu. Tentu saja ketika itu saya belum tau sama sekali mengenai Nasi Krawu. Walhasil, saya & rekan dibelikan sarapan gratis keesokan hari setelah hari pertama kedatangan kami ke Surabaya.


Sarapan Gratis :D
Nasi krawu yang kami cicipi dibungkus dengan daun pisang. Komposisinya terdiri dari nasi putih, serundeng (parutan kelapa berbumbu yang digongseng), suwiran daging ayam (yang sepertinya juga sudah diberi bumbu kecoklatan) dan sambal (seperti sambal terasi tetapi mungkin dengan gula jawa).

Mereknya
Nasinya pulen dan masih hangat ketika kami menikmatinya. Serundeng dan suwiran daging ayamnya gurih. Ketika dimakan dengan nasi hangat, rasa serundeng dan daging ayam suwir terasa pas dilidah. Bagi penyuka masakan pedas, pasti bakalan suka dengan sambalnya yang berasa pedas manis.

Jadi, kalau sempat jalan-jalan ke Surabaya jangan lupa mencicipi Nasi Krawu (kalau bisa cari yang gratisan dari teman Anda yang tinggal diSurabaya :D) dan nikmatilah selagi masih hangat. :)

Trims buat yang nraktir Nasi Krawu. Jangan bosen ya. :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita Singkat Tentang Pool DAMRI Kemayoran

Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia , disingkat DAMRI, merupakan angkutan yang jadi andalan bagi saya ketika harus pergi ke Bandara. Kebetulan tempat tinggal saya di Kemayoran yang tidak jauh dari salah satu pool bus milik pemerintah ini. Letak dari pool Damri Kemayoran ini berada di jalan Angkasa nomor 17, Kemayoran, Jakarta Pusat. Tapi selama saya bolak balik daerah sana sih, orang lebih kenal pool Damri Kemayoran di jalan Kran Raya. Kalau dari perempatan jalan Garuda, cukup jalan kaki sekitar 50 meter.

Keliling Jogja Jangan Mau Pakai Jasa 'Guide Keraton'

Jogjakarta, 13 Oktober 2012 - Setelah lelah dan jengah bekerja selama empat hari berturut-turut dari pagi hingga malam, dihari ke lima kami memutuskan untuk berpisah dari rombongan kantor dan menjelajah kota Jogja berdua saja. Karena tidak ingin lelah sebelum "berpetualang" di spot-spot tujuan wisata, kami sepakat untuk menyewa kendaraan berbahan bakar rumput. Yup! Kami naik andong dari depan hotel Inna Garuda dan membayar sebesar Rp. 25.ooo rupiah untuk rute dari Malioboro hingga Keraton Jogja. Memakan waktu kurang lebih seperempat jam, kami tiba disana sekitar pukul 10 waktu setempat. Karena baru pertama kesana, kami pun sedikit bingung mencari loket untuk membeli tiket masuk. Suasana ketika itu agak ramai. Naik Andong dari Malioboro

Obrolan Receh

Setiap kali berangkat atau pulang, saya dan anak-anak hampir selalu sempat mengobrol, meskipun tidak mendalam. Saya menyebutnya sebagai “obrolan receh” karena hampir semua yang kami bahas adalah hal-hal random dari hari itu: kadang terpicu oleh kegiatan yang baru saja kami alami, kadang muncul begitu saja karena melihat sesuatu di jalan. Obrolan-obrolan sepele itu justru sering menjadi cara kami memproses hari yang baru saja lewat agar tetap dekat. Foto koleksi pribadi