Langsung ke konten utama

Singgah Sejenak Mengagumi Kualanamu

Pesawat yang berangkat dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda pun berangkat tepat waktu. Kurang lebih satu jam setelah tinggal landas, pesawat yang saya tumpangi singgah sejenak di Bandara Kualanamu, Medan. Bandara internasional ini merupakan bandara baru yang luasnya disebut-sebut sebagai yang terluas kedua di Indonesia setelah Bandara Soekarno-Hatta.

Hiburan Band di Ruang Tunggu Keberangkatan
Karena pesawat transit di Bandara Kualanamu, saya dan seorang teman berkesempatan untuk turun dari pesawat dan melihat-lihat bandara baru ini. Ruang tunggu keberangkatan untuk calon penumpang sangat luas. Selain itu, terdapat panggung sederhana yang menyuguhkan hiburan band bagi calon penumpang maupun penumpang yang transit di bandara ini. Jika ke lantai dua, bagi yang pembaca yang kantongnya tebal, maksudnya yang punya uang berlebih bisa menjelalah shopping hall yang begitu luas. Siapa tau mau beli oleh-oleh khas Medan? Sayangnya saat disana, saya tidak memiliki kesempatan untuk melihat-lihat mall didalam bandara tersebut. Selain karena waktunya kurang mencukupi, tapi juga karena saking luasnya Bandara Kualanamu ini.

Tempat Sampahnya Unik

Dari Lantai 2 Bandara
Tokonya Masih Banyak yang Tutup
Karena masih baru, maka walaupun toko-tokonya sudah terdapat brand-brand ternama tetapi sebagian besar masih belum buka. Atau mungkin kalah saing dengan mall dilantai dua ya?

Waktu 15 menit pun berlalu dengan cepat dan saya harus kembali ke dalam pesawat. Meski hanya singgah sejenak, kelak nanti bisa menjelajah lebih jauh di Medan. Berharapnya pasti ya demikian. Betul nggak? Hehehe..

Komentar

  1. Semoga besok2 bisa melangkah keluar Bandara Kualanamu ya mas, sambil nyobaik kereta api bandaranya itu, hehehe

    BalasHapus
  2. aamiiin.. pastinya. Penasaran jg sama kreta itu.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita Singkat Tentang Pool DAMRI Kemayoran

Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia , disingkat DAMRI, merupakan angkutan yang jadi andalan bagi saya ketika harus pergi ke Bandara. Kebetulan tempat tinggal saya di Kemayoran yang tidak jauh dari salah satu pool bus milik pemerintah ini. Letak dari pool Damri Kemayoran ini berada di jalan Angkasa nomor 17, Kemayoran, Jakarta Pusat. Tapi selama saya bolak balik daerah sana sih, orang lebih kenal pool Damri Kemayoran di jalan Kran Raya. Kalau dari perempatan jalan Garuda, cukup jalan kaki sekitar 50 meter.

Keliling Jogja Jangan Mau Pakai Jasa 'Guide Keraton'

Jogjakarta, 13 Oktober 2012 - Setelah lelah dan jengah bekerja selama empat hari berturut-turut dari pagi hingga malam, dihari ke lima kami memutuskan untuk berpisah dari rombongan kantor dan menjelajah kota Jogja berdua saja. Karena tidak ingin lelah sebelum "berpetualang" di spot-spot tujuan wisata, kami sepakat untuk menyewa kendaraan berbahan bakar rumput. Yup! Kami naik andong dari depan hotel Inna Garuda dan membayar sebesar Rp. 25.ooo rupiah untuk rute dari Malioboro hingga Keraton Jogja. Memakan waktu kurang lebih seperempat jam, kami tiba disana sekitar pukul 10 waktu setempat. Karena baru pertama kesana, kami pun sedikit bingung mencari loket untuk membeli tiket masuk. Suasana ketika itu agak ramai. Naik Andong dari Malioboro

Obrolan Receh

Setiap kali berangkat atau pulang, saya dan anak-anak hampir selalu sempat mengobrol, meskipun tidak mendalam. Saya menyebutnya sebagai “obrolan receh” karena hampir semua yang kami bahas adalah hal-hal random dari hari itu: kadang terpicu oleh kegiatan yang baru saja kami alami, kadang muncul begitu saja karena melihat sesuatu di jalan. Obrolan-obrolan sepele itu justru sering menjadi cara kami memproses hari yang baru saja lewat agar tetap dekat. Foto koleksi pribadi