Langsung ke konten utama

Bertualang Bersama Anak dan Istri

Akhir tahun 2014, dibulan Desember yang lalu saya berkesempatan mengajak anak dan istri pergi wisata. Seperti yang sering dikatakan oleh seorang teman saya: "Selalu ada alasan untuk kembali ke Jogja". Kiranya demikian adanya yang terjadi. Meski sudah sering ke Jogja, saya dan istri lagi-lagi kembali ke sana.


Penjelajahan kali ini tujuannya sih untuk istirahat sekaligus refreshing setelah dibulan-bulan sebelumnya selalu menjalani hari dengan kesibukan bekerja. Tempat yang kami tuju sudah direncanakan dari dua bulan sebelumnya, yaitu wisata candi.  Karena banyak candi yang bertebaran didaerah Prambanan, maka kami pun menyambangi wilayah ini.



Ada yang berbeda dalam perjalanan kali ini. Zidni, anak saya yang baru berusia tepat 6 bulan pada 14 Desember 2014 yang lalu, ikut serta dalam perjelajahan ini. Walhasil, orangtuanya pun harus membawa stroller. Dengan demikian kami bertiga mulai menghebohkan jalan-jalan mas Feb kali ini. Selain bawa stroller, kami juga harus membawa perlengkapan makan karena dibulan ke 6-7 ini Zidni sudah mulai mengkonsumsi MPASI.  

Berangkat pagi dari stasiun Gambir, saya dan istri agak-agak kikuk karena baru kali ini perjalanan berpetualang jauh yang bertujuan untuk pelesiran dengan mengajak Zidni. Sebenarnya sudah sering sih Zidni ini kami ajak bepergian jauh. Tapi biasanya bertujuan bukan wisata melainkan mengunjungi sanak famili.


Alhamdulillah Zidni tidak rewel selama bertualang bersama orangtuanya. Ada pola yang selalu khas dari Zidni yaitu: selama perjalanan semisal naik kendaraan, mesti Zidni ini tidur. Tapi begitu kendaraan yang ditumpangi berhenti, dia akan terbangun. Jadi, mas feb jalan-jalan junior sudah memulai langkahnya sejak bulan Desember 2014 kemarin. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita Singkat Tentang Pool DAMRI Kemayoran

Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia , disingkat DAMRI, merupakan angkutan yang jadi andalan bagi saya ketika harus pergi ke Bandara. Kebetulan tempat tinggal saya di Kemayoran yang tidak jauh dari salah satu pool bus milik pemerintah ini. Letak dari pool Damri Kemayoran ini berada di jalan Angkasa nomor 17, Kemayoran, Jakarta Pusat. Tapi selama saya bolak balik daerah sana sih, orang lebih kenal pool Damri Kemayoran di jalan Kran Raya. Kalau dari perempatan jalan Garuda, cukup jalan kaki sekitar 50 meter.

Keliling Jogja Jangan Mau Pakai Jasa 'Guide Keraton'

Jogjakarta, 13 Oktober 2012 - Setelah lelah dan jengah bekerja selama empat hari berturut-turut dari pagi hingga malam, dihari ke lima kami memutuskan untuk berpisah dari rombongan kantor dan menjelajah kota Jogja berdua saja. Karena tidak ingin lelah sebelum "berpetualang" di spot-spot tujuan wisata, kami sepakat untuk menyewa kendaraan berbahan bakar rumput. Yup! Kami naik andong dari depan hotel Inna Garuda dan membayar sebesar Rp. 25.ooo rupiah untuk rute dari Malioboro hingga Keraton Jogja. Memakan waktu kurang lebih seperempat jam, kami tiba disana sekitar pukul 10 waktu setempat. Karena baru pertama kesana, kami pun sedikit bingung mencari loket untuk membeli tiket masuk. Suasana ketika itu agak ramai. Naik Andong dari Malioboro

Obrolan Receh

Setiap kali berangkat atau pulang, saya dan anak-anak hampir selalu sempat mengobrol, meskipun tidak mendalam. Saya menyebutnya sebagai “obrolan receh” karena hampir semua yang kami bahas adalah hal-hal random dari hari itu: kadang terpicu oleh kegiatan yang baru saja kami alami, kadang muncul begitu saja karena melihat sesuatu di jalan. Obrolan-obrolan sepele itu justru sering menjadi cara kami memproses hari yang baru saja lewat agar tetap dekat. Foto koleksi pribadi